Tekanan Tinggi Kaderisasi

May 1, 2013 § Leave a comment

–>


“Evaluasi, evaluasi,…”
“Bang, tadi pleno kemana,  antum di bagian eval ya”
“Daurah Marhalah adalah program yang tidak main-main! Kalau antum tidak serius, tidak usah komsat mengadakan ini!”

kalimat-kalimat ini terus berputar dikepalaku. Tak pernah terbayang, mengapa aku bisa dilibatkan menjadi Tim Eval dalam Daurah Marhalah 1 KAMMI. Status DM1 pun sebenarnya aku belum lulus seutuhnya, lulus bersyarat, masih ada prsyaratan yang masih belum aku penuhi. Secara administratif aku sangat tidak pantas menyandang status sebagai kader KAMMI… IJDK, Hafalan, Amalan yaumi, akhlaq, dan sering maksiat.. Ya Allah…

Dalam sebuah organisasi kaderisasi dan kerja ini,  harokatul tajnid wa harokatul ‘amalDM 1 bukanlah agenda yang main-main. Disinilah pintu pertama kaderisasi dimulai. Disini kami ditempa, diperkenalkan dengan sebuah Jalan Perjuangan, yakni jalan cinta para pejuang. Inilah mengapa, mereka alumni-alumni KAMMI, sesibuk apapun dinamika aktivitas mereka, kontribusi mereka selalu hadir. Karena kesadaran bahwa disinilah rahim dimana mujahid peradaban dilahirkan.

Jika Ada seribu orang yang berjihad dijalan Allah
maka salah satunya adalah aku…
jika ada seratus orang yang berjihad dijalan Allah
maka salah satunya adalah aku…
Jika ada sepuluh orang yang berjihad dijalan Allah
maka salah satunya adalah aku…
Jika ada satu orang yang berjihad dijalan Allah
maka itulah aku…
Jika sudah tidak ada lagi orang yang berjihad dijalan Allah
maka saksikanlah, bahwa aku telah mati syahid!
AllahuAkbar!

-Ikrar Mujahid
DM 1 KAMMI Komisariat IT Telkom
Lembang, 2011

Kekuatan seorang mujahid adalah kekuatan iman. Kekuatan keyakinan atas jaminan kemenangan Allah. Kekuatan ini berkaitan dengan tiga penyangga, kekuatan fikriyah, kekuatan ruhiyah dan kekuatan jasadiyah.
Lantas Apa tugas Tim Eval? Sudah jelas, MENGEVALUASI semua kekuatan ini.
Tim eval bertanggung jawab atas kapasitas dan kekuatan kader baik kekuatan fikriyah, ruhiyah dan jasadiyah. Tim eval bebas memberi hukuman!, dan memang HARUS memberikan hukuman atas ketidakdisiplinan kader. Termasuk dalam hal yaumiyah dan hafalan. (padahal ini ibadah vertikal, sungguh hanya Allah yang pantas membalas atau menghukum atas kelalaian dalam perkara ini… Ya Allah).

“Yaa Ayyuhalladzii na aamanu lima takuluu na maa laa taf ‘aluun..
Kaburomaqtan indallaahi antaquluu ma laa taf’aluun”

Wahai Orang-orang beriman, mengapa engkau mengatakan apa yang tidak engkau kerjakan?
Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan.

(Ash- Shaffat : 2-3)

Astagfirullah.. Ya Allah… jangan jadikan amanah ini menjadi jalan menuju neraka-Mu..

Ya Allah, Jagalah niat kami, masukanlah kami kedalam golongan orang-orang yang engkau beri kemenangan…

Tegakkan Kebenaran, Tuntaskan Perubahan

April 6, 2013 § Leave a comment

Tegakkan Kebenaran, Tuntaskan Perubahan

KAMMI IT Telkom 🙂

Taujih Ruhiyah : Para Pecinta Fajar

January 27, 2013 § Leave a comment

sunrise_rays

Fajar adalah symbol kemunculan semua kebaikan. Ia adalah lambang kemenangan, Identitas masa muda yang penuh harapan. Fajar terjadi pada waktu yang sangat hening, saat-saat dimana rizki dibagikan. Momen shalat subuh adalah bukti nyata kuatnya iman dan kesuciannya melawan kemunafikan, sebab waktu fajar adalah waktu yang serba sulit bagi manusia.

Sesungguhnya sholat yang paling berat bagi orang munafik adalah sholat Isya dan sholat Shubuh. Sekiranya mereka mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, niscaya mereka akan mendatangi keduanya sekalipun dengan merangkak.

[HR. Bukhari dan Muslim]

 

Udara Pagi

Dr. Abdul Hamid Dayyah berkata “manfaat kesehatan yang diperoleh orang dengan bangun pagi banyak sekali diantaranya, gas O3 diudara sangat melimpah saat waktu fajar, lalu berkurang sedikit demi sedikit, hingga habis saat matahari terbit. Gas O3 mempunyai pengaruh positif pada urat syaraf, mengaktifkan kerja otak dan tulang. Ketika seseorang menghirup udara fajar yang dinamakan udara pagi, ia merasakan kenikmatan dan kesegaran tiada taranya dibandingkan dengan waktu dimanapun, baik siang ataupun malam”.

 

Dua Rakaat Shalat Fajar

Dua rakaat shalat fajar adalah shalat sunnah qabliyah (sebelum) Subuh. Shalat ini memiliki keutamaan yang sungguh tinggi. Shalat ini disukai Rasulullah saw, hingga beliau berkata

“Dua rakaat shalat Fajar lebih baik dari dunia dan seisinya”

(HR. Muslim)

“Sungguh dua raka’at shalat fajar lebih aku sukai daripada dunia semua”

(HR Bukhari dan Muslim)

Orang yang mengerjakan shalat subuh dan shalat ashar tidak masuk neraka

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menyebutkan siapa saja yang konsisten mengerjakan shalat subuh dan shalat ashar, ia masuk surga dan dijauhkan dari neraka.

“Siapa yang mengerjakan shalat subuh dan shalat ashar, ia masuk surga.”

(HR Bukhari dan Muslim)

“Siapapun yang mengerjakan shalat sebelum matahari terbit (Subuh) dan terbenam (Ashar), tidak akan masuk neraka.”

(HR Muslim)

Imam Al-Manawi berkata,”Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memberi penekanan khusus pada shalat subuh dan shalat ashar, karena punya nilai lebih dibandingkan dengan shalat-shalat lainnya, atau karena disaksikan malaikat yang bertugas malam dan siang hari, atau karena kedua shalat itu sulit dikerjakan manusia, sebab waktu shalat ashar waktu sibuk sedang waktu subuh waktu sulit. Karenanya barangsiapa memperhatikan kedua shalat itu, ia pasti memperhatikan shalat-shalat lainnya. Barangsiapa mengerjakan kedua shalat itu dengan konsisten, tentu ia lebih konsisten mengerjakan shalat-shalat lainnya dan ia nyaris tidak lalai. Jika ia seperti itu, dosa-dosanya diampuni dan masuk surga.”

Kita amat prihatin pada orang-orang yang mengklaim dirinya dai yang berbai’at kepada Allah subhanallahu wa ta’ala untuk mengemban dakwah. Faktanya mereka manusia paling malas mengerjakan shalat subuh berjama’ah. Hati mereka terbiasa dengan dengan kondisi seperti itu, memandang diri mereka tidak bermasalah jika tidak mengerjakan shalat subuh berjamaah dan tidak menghisab diri mereka atas kelalaian ini. Bagaimana orang mempredikatkan dirinya dai yang mengajak kepada kebaikan, tapi ia tidak punya jiwa yang tidak mengecam perilakunya yang tidak mengerjakan salah satu rukun Islam? apakah ia tidak takut dicap sebagai seorang orang munafik?

solat-subuh

 

Disadur dari buku “Taujih Ruhiyah” Karya Abdul Hamid Al Bilali

inilah alasan aku ada disini… di jalan ini…

January 23, 2013 § Leave a comment

Dakwah itu memperbaiki diri sendiri, perkara orang lain berubah itu pekerjaan Allah.. -aaGym

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with Islam at keep running in the rain.